HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI MAN MODEL 1 MANADO
Keywords:
intensitas_penggunaan_media_sosial, status_gizi, remajaAbstract
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap permasalahan status gizi. Intensitas keterpaparan terhadap penggunaan media sosial di kelompok usia ini juga dapat menjadi faktor risiko status gizi tidak normal. Hal ini dapat diakibatkan virtual figure yang menjadi acuan remaja saat mengakses media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan status gizi pada remaja di MAN Model 1 Manado dengan total sampel 92 orang (Simple Random Sampling) dengan menggunakan uji asosiasi yaitu chi square. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa remaja yang memiliki intensitas penggunan media sosial yang tinggi terdapat 54 remaja (58.70%) sedangkan status gizi yang tidak normal yaitu 39 remaja (42.39%), terdapat hubungan bermakna p-value yaitu 0.029 (p<0,05) antara intensitas penggunaan media sosial dengan status gizi pada remaja. Saran adanya edukasi terkait sikap bijak menggunakan media sosial serta penelitian lanjut terkait dampak psikologis penggunaan media sosial sebagai variabel penelitian lain.